untitled
viviti

Warung Jambu

Entah bagaimana certanya kampung warung jambu RT/RW 03/03 bisa dipakai nama tempat, mungkin dulunya banyak pedagang jambu, jadi para pendahulu menyebutnya warung jambu, belum ada penelitian yang mendetails tentang nama tempat ini.

Sekilas tentang Sumedang...

Di ambil dari situs resmi Pemda Kab Sumedang.

Sejarah Sumedang

 

 

 

 

 

Jumlah Penduduk

:

1.043.000 (2003)

Kepadatan Penduduk

:

685 jiwa/km�

Jumlah Kecamatan

:

26

Jumlah Desa

:

262

Kode area telepon

:

0261

Kabupaten Sumedang, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Ibukotanya adalah Sumedang, sekitar 45 km Timur Laut Kota Bandung. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Indramayu di Utara, Kabupaten Majalengka di Timur, Kabupaten Garut di Selatan, Kabupaten Bandung di Barat Daya, serta Kabupaten Subang di Barat.

Sumedang terkenal sebagai lingkungan pendidikan karena banyak lembaga perguruan yang sekarang menempatkan kampusnya di Jatinangor. Makanan khas Sumedang berupa tahu yang memiliki ciri lain dibanding tahu-tahu sejenisnya membuat nilai tambah tersendiri bagi daerah ini.�

Bagian Barat Daya wilayah Kabupaten Sumedang merupakan kawasan perkembangan Kota Bandung. IPDN(Institut Pemerintahan Dalam Negeri), sebelumnya bernama STPDN(Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri), terdapat di Kecamatan Jatinangor.

Sejarah Singkat

Wilayah Sumedang telah dikenal sebagai lokasi kerajaan Sumedanglarang yang didirikan oleh Praburesi Tajimalela (kurang lebih 1340 - 1350) dengan wilayah meliputi: Sumedang, Garut (Limbangan), Tasikmalaya (Sukapura) dan Bandung.

Disaat Pajajaran di Bogor runtuh pada tahun 1579, pembesar dan senapatinya menyelamatkan atribut dan perangkat kerajaan ke istana Sumedanglarang ini. Raja terakhir Sumedanglarang adalah Prabu Geusan Ulun yang sempat memindahkan keraton dari Sumedanglarang� ke daerah Dayeuh Kolot, beliau� wafat pada tahun 1608 M.

Topografi

Kabupaten Sumedang merupakan daerah berbukit, dan gunung dengan ketinggian tempat 26 m - 100 diatas permukaan laut.

Sebagian besar wilayah Sumedang adalah pegunungan, kecuali di sebagian kecil wilayah Utara berupa dataran rendah. Gunung Tampomas (1.684 m), berada di Utara kota Sumedang.

Tanah dan Penggunaan Lahan

Wilayah Kabupaten Sumedang dengan luas 152220 km 2 secara administratif dibagi ke dalam 26 wilayah kecamatan, 262 desa, dan 7 kelurahan.

Penggunaan Lahan di Kabupaten Sumedang Tahun 2002

No.

Jenis Penggunaan

Luas (Ha)

%

1.

Sawah

34415

22,61

2.

Permukiman

9980

6,56

3.

Tegal/ Kebon

40058

26,32

4.

Ladang/ Huma

11693

7,68

5.

Perikanan

446

0,29

6.

Industri

339

0,26

7.

Padang Rumput

1633

1,07

8.

Hutan

46244

30,38

9.

Peternakan

146

0,1

10.

Pariwisata/ Golf

370

0,24

11.

Lain-lain

6836

4,49

Jumlah

152220

100

Seni dan Budaya

Bahasa dan Seni Tradisi

Sebagaimana lazimnya di tatar Sunda, maka bahasa sehari-hari penduduk adalah berbahasa Sunda disamping menguasai bahasa nasionalnya, yaitu bahasa Indonesia. Jenis seni tradisi yang masih terpelihara diantaranya: upacara penghormatan pada padi (diiringi pagelaran musik Tarawangsa), Upacara Turun Jimat, Pacuan kuda, Kuda Renggong dan Kuda Silat.

Daftar Kecamatan di wilayah Kabupaten Sumedang

Buahdua

Jatinangor

Tanjungkerta

Cibugel

Jatinunggal

Tanjungmedar

Cimalaka

Pamulihan

Tanjungsari

Cimanggu

Paseh

Tomo

Cisarua

Rancakalong

Ujung Jaya

Cisitu

Situraja

Sumedang Utara

Conggeang

Sukasari

Surian

Darmaraja

Sumedang Selatan

Jatigede

Ganeas

Wado

 
 
 


Web Hosting · Blog · Guestbooks · Message Forums · Mailing Lists
Easiest Website Builder ever! · Build your own toolbar · Free Talking Character · Email Marketing
powered by a free webtools company bravenet.com